Jumlah GeNose Terus Ditambah PT. KAI

Upaya PT. KAI untuk menekan laju penyebaran covid-19 di kereta terus dilakukan. Kali ini ada penambahan stasiun yang akan menyediakan layanan GeNose. 6 stasiun tersebut akan mulai mengoperasikan layanan GeNose C19 terhitung mulai tanggal 15 Februari 2021. Adapun stasiun baru yang ditambahkan oleh KAI adalah stasiun Gambir, stasiun Solo Balapan, stasiun Cirebon, Stasiun Bandung, Stasiun Tawang, dan Stasiun Surabaya Pasar Turi. Harapannya tingkat deteksi covid-19 menjadi lebih akurat.

Peningkatan Layanan PT. KAI

Salah satu bentuk pelayanan yang terus ditingkatkan oleh KAI adalah penyediaan pemeriksaan GeNose C19 di banyak lokasi atau stasiun. Dengan begitu persyaratan kereta api dengan protokol kesehatan menjadi lebih meningkat dari waktu ke waktu. Joni Martinus sebagai VP Public Realtions KAI mengatakan bahwa ini adalah bentuk pelayanan bagi pelanggan kereta api dan upaya untuk bisa mematuhi protokol kesehatan di area Kereta Api. Dengan begitu bisa dihambat penyebaran covid-19 selama di dalam kereta api, dan korban positif pun akan berkurang.

Meskipun masih dikenakan biaya, harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan tes Swab atau PCR. Untuk pelanggan kereta yang ingin melakukan pemeriksaan GeNose maka hanya perlu membayar Rp 20.000 untuk bisa mendapatkan layanan ini. Semakin banyak stasiun yang menyediakan layanan ini artinya semakin banyak peluang pelanggan untuk melakukan GeNose sehingga mereka bisa lebih aware terhadap kesehatan masing masing selama masa pandemi covid-19 dan bepergian ke tempat umum.

Perlu dikethaui bahwa layanan GeNose C19 adalah layanan hasil kerja sama BUMN PT. KAI dengan Rajawali Nusantara Indoneisa. Melalui anak usahanya Rajawali Nusindo serta kerja sama dengan Universitas Gajah mada. Saat ini jumlah stasiun yang menyediakan layanan GeNose akan terus bertambah sehingga masyarakat pun menjadi lebih menyadari perlunya pemeriksaan dini dengan biaya istana55 yang murah namun bisa menyelamatkan hidup banyak orang. Sudah saatnya masyarakat tahu kewajiban sebagai pengguna transportasi umum.

Meningkatnya Pengguna GeNose C19

Sudah sekitar 21.530 orang yang telah memeriksakan diri dengan menggunakan layanan KAI berupa GeNose C19. Awal pembukaan tanggal 3 Februari lalu hingga 12 Februari kemarin sudah sangat banyak yang mencoba untuk memeriksakan diri dan mengetahui kondisinya. Khusus bagi pengguna kereta api jarak jauh layanan GeNose ini perlu sekali dilakukan karena pertukaran udara selama di dalam kereta bisa menjadi salah satu media penyebaran virus corona yang menjadi cluster di dalam kereta.

Ada aturan yang mewajibkan pengguna kereta api jarak jauh menunjukkan surat keterangan negatif GeNose C19. Surat edaran itu dikeluarkan oleh Kemenhub No 20 Tahun 2021. Selain menggunakan keterangan negatif GeNose, pengguna pun bisa menggunakan surat keterangan Rapid Test Antigen atau RT PCR dengan waktu paling maksimal tiga hari sebelum keberangkatan. Namun tentu saja, pengguna kereta akan lebih memilih menggunakan layanan GeNose dengan lokasi yang dekat dengan stasiun sekaligus harga yang lebih terjangkau.

Penumpang yang ingin menggunakan layanan GeNose C19 harus menunjukkan tiket atau kode booking KA jarak jauh yang sudah lunas. Harus diperhatikan bahwa selama 30 menit sebelum diperiksa, calon penumpang tidak diperbolehkan untuk merokok, makan dan minum selain air putih. Ini dilakukan supaya hasil pemeriksaan GeNose menjadi lebih akurat serta dapat dipercaya. Lebih jauh lagi mengenai pemeriksaan GeNose akan diarahkan oleh petugas yang sudah ada di titik titik tertentu di stasiun.